Huawei Device Indonesia resmi memperkenalkan lini smartphone flagship terbarunya, Huawei Pura 70 Ultra, untuk pasar domestik pada pekan terakhir April 2026. Perangkat ini menjadi sorotan industri karena mengusung mekanisme kamera Ultra Lighting Pop-out yang memungkinkan lensa bergerak secara fisik keluar-masuk saat aplikasi kamera diaktifkan.
Country Training Manager Huawei Consumer Business Group, Edy Supartono, menyatakan bahwa inovasi lensa retractable ini dirancang untuk memaksimalkan penangkapan cahaya tanpa menambah ketebalan bodi ponsel secara permanen. Kamera utama beresolusi 50 MP tersebut menggunakan sensor berukuran satu inci yang diklaim mampu menangkap detail gambar setara kamera profesional, bahkan dalam kondisi pencahayaan ekstrem.
Pada bagian dapur pacu, Pura 70 Ultra ditenagai oleh chipset Kirin 9010 yang dipadukan dengan kapasitas RAM sebesar 16 GB. Untuk pasar Indonesia, Huawei menyediakan dua opsi penyimpanan internal yang luas, yakni 512 GB dan 1 TB, guna mendukung kebutuhan konten kreator dan pengguna profesional.
Layar perangkat ini menggunakan panel LTPO OLED berukuran 6,8 inci dengan tingkat kecerahan puncak mencapai 2.500 nits. Ketahanan fisik layar didukung oleh teknologi Crystal Armour Kunlun Glass yang diklaim memiliki kekuatan benturan sepuluh kali lebih baik dibandingkan kaca konvensional.
Sektor daya didukung oleh baterai berkapasitas 5.200 mAh dengan fitur pengisian daya cepat SuperCharge 100W melalui kabel dan 80W secara nirkabel. Huawei mengklaim pengisian daya hingga kapasitas penuh hanya membutuhkan waktu sekitar 29 menit menggunakan adaptor resmi yang disertakan dalam paket penjualan.
Huawei Pura 70 Ultra dipasarkan dengan harga Rp17.999.000 untuk varian 512 GB dan Rp20.999.000 untuk varian tertinggi 1 TB. Ponsel ini tersedia dalam pilihan warna Black dan Green dengan material punggung berbahan vegan leather yang dirancang tahan terhadap goresan serta bekas sidik jari.