Meta Platforms Inc. resmi meluncurkan Llama 3, generasi terbaru dari model bahasa besar (LLM) yang dirancang untuk memperkuat asisten digital Meta AI. Model ini hadir dalam dua ukuran parameter awal, yakni 8 miliar (8B) dan 70 miliar (70B), yang kini telah tersedia di berbagai platform pengembangan global. Perusahaan yang dipimpin Mark Zuckerberg ini menargetkan Llama 3 sebagai standar baru bagi teknologi kecerdasan buatan berbasis sumber terbuka.

Dalam pengujian benchmark internal, Llama 3 versi 70B menunjukkan performa yang mampu bersaing ketat dengan model Gemini Pro 1.5 milik Google dan Claude 3 Sonnet dari Anthropic. Keunggulan ini terlihat pada aspek penalaran logis, pembuatan kode pemrograman, dan pemahaman konteks bahasa yang lebih luas. Meta juga mengonfirmasi bahwa versi yang lebih besar dengan kapasitas lebih dari 400 miliar parameter saat ini masih dalam tahap pelatihan intensif.

Integrasi Llama 3 kini telah diperluas ke berbagai aplikasi populer milik Meta, termasuk WhatsApp, Instagram, Facebook, dan Messenger. Pengguna di lebih dari 12 negara, termasuk Amerika Serikat, Australia, dan Kanada, sudah dapat berinteraksi langsung dengan asisten cerdas ini melalui bilah pencarian di aplikasi tersebut. Fitur baru bertajuk Imagine juga diperkenalkan untuk memungkinkan pembuatan gambar berkualitas tinggi secara real-time saat pengguna mengetik perintah teks.

Chief Product Officer Meta, Chris Cox, menyatakan bahwa Llama 3 dibangun dengan dataset yang tujuh kali lebih besar dibandingkan pendahulunya, mencakup lebih dari 15 triliun token data. Peningkatan ini bertujuan untuk mengurangi tingkat kesalahan respons atau halusinasi yang sering terjadi pada model kecerdasan buatan generasi sebelumnya. Meta juga menerapkan protokol keamanan baru seperti Llama Guard 2 untuk memitigasi risiko penyalahgunaan teknologi tersebut oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Langkah strategis ini menempatkan Meta dalam persaingan ketat dengan OpenAI dan Microsoft di pasar AI generatif global yang terus berkembang pesat. Dengan menyediakan akses terbuka ke model dasar ini, Meta berharap dapat membangun ekosistem pengembang yang lebih luas dibandingkan kompetitor yang menggunakan model tertutup. Analis industri memprediksi kehadiran Llama 3 akan mempercepat adopsi kecerdasan buatan di sektor bisnis skala kecil hingga menengah karena efisiensi biaya yang ditawarkan.