SpaceX resmi mengajukan dokumen penawaran umum perdana saham (IPO) kepada Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Amerika Serikat pada Kamis, 23 April 2026. Perusahaan kedirgantaraan milik Elon Musk tersebut membidik valuasi sebesar 1,75 triliun dolar AS, yang diprediksi menjadi IPO terbesar dalam sejarah pasar modal global. Langkah strategis ini diambil guna mendukung pendanaan proyek jangka panjang, termasuk pengembangan roket Starship dan infrastruktur internet satelit Starlink.
Bersamaan dengan pengajuan tersebut, SpaceX mengumumkan kemitraan senilai 60 miliar dolar AS dengan Cursor, sebuah startup pemrograman berbasis kecerdasan buatan (AI). Integrasi ini dirancang untuk memperkuat xAI, pengembang chatbot Grok yang sebelumnya telah diakuisisi SpaceX pada Februari 2026. Perusahaan berencana menggabungkan algoritma Cursor dengan superkomputer pelatihan AI "Colossus" untuk menciptakan model pemrograman otomatis yang lebih efisien bagi pengembang perangkat lunak.
Dalam dokumen S-1 yang dikutip Reuters, SpaceX juga memaparkan visi pembangunan pusat data AI orbital bertenaga surya. Namun, manajemen memberikan peringatan mengenai risiko teknis yang sangat tinggi karena teknologi komputasi di luar angkasa tersebut masih berada pada tahap awal pengembangan. Dokumen tersebut menegaskan bahwa kelayakan komersial dari pusat data di orbit bumi belum teruji sepenuhnya dan bergantung pada keberhasilan peluncuran satelit generasi mendatang.
Analis pasar dari LPL Financial mencatat bahwa rencana IPO SpaceX akan memicu gelombang investasi besar di sektor teknologi, bersamaan dengan rencana IPO OpenAI dan Anthropic. Ketiga perusahaan ini diperkirakan akan menambah kapitalisasi pasar gabungan hingga 3 triliun dolar AS di bursa Nasdaq. Meskipun SpaceX mencatatkan kerugian operasional sebesar 5 miliar dolar AS tahun lalu, pertumbuhan pendapatan yang mencapai 18,6 miliar dolar AS menjadi daya tarik utama bagi para investor global.
Di Indonesia, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menekankan pentingnya penyelarasan inovasi teknologi global dengan kebutuhan domestik. Saat meresmikan Pusat Inovasi di Jakarta pada Jumat, 24 April 2026, ia menyatakan bahwa pemerintah terus memantau perkembangan teknologi satelit dan AI agar tetap memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. SpaceX sendiri menargetkan penghimpunan dana segar sebesar 75 miliar dolar AS melalui penawaran saham perdana yang dijadwalkan berlangsung pada semester kedua tahun ini.