PT Indomobil National Distributor mengonfirmasi kesiapan mereka untuk membawa lini kendaraan listrik terbaru, Leapmotor B10, ke pasar Indonesia pada pertengahan tahun 2026. Kepastian ini disampaikan langsung oleh CEO PT Indomobil National Distributor, Tan Kim Piauw, di sela-sela ajang Beijing Auto Show pada Minggu, 26 April 2026. Model SUV kompak ini dijadwalkan akan melakukan debut nasionalnya dalam pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 mendatang.
Leapmotor B10 mengusung inovasi teknologi Cell-to-Chassis (C2C) yang mengintegrasikan unit baterai secara langsung ke dalam struktur sasis kendaraan. Arsitektur ini diklaim mampu meningkatkan kekakuan bodi secara signifikan serta memberikan stabilitas manuver yang lebih baik bagi pengemudi. Dari sisi performa, kendaraan ini menawarkan daya jelajah hingga 516 kilometer dalam satu kali pengisian daya penuh berdasarkan standar pengujian New European Driving Cycle (NEDC).
Sebagai bagian dari strategi ekspansi, Indomobil telah menyiapkan rencana produksi lokal untuk memperkuat kehadiran Leapmotor di tanah air. Langkah ini diambil untuk memastikan harga jual yang tetap kompetitif serta memenuhi syarat tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang ditetapkan pemerintah. Tan Kim Piauw menegaskan bahwa komitmen produksi lokal ini merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap percepatan ekosistem kendaraan listrik nasional secara berkelanjutan.
Kondisi pasar mobil listrik di Indonesia pada akhir April 2026 sendiri menunjukkan tren harga yang semakin terjangkau bagi konsumen luas. Sejumlah merek seperti BYD mulai memasarkan model Atto 1 dengan harga mulai dari Rp199 juta, sementara VinFast menawarkan VF 5 di angka Rp212 juta melalui skema sewa baterai. Persaingan ketat ini memaksa para produsen untuk terus melakukan penyesuaian harga dan meningkatkan layanan purnajual guna menarik minat pembeli di segmen entry-level.
Penyelenggaraan Beijing Auto Show 2026 menjadi sorotan utama industri otomotif global minggu ini karena banyaknya model baru yang akan segera masuk ke pasar Asia Tenggara. Selain Leapmotor, beberapa merek lain seperti Chery dan Changan juga melakukan pembaruan lini produk mereka untuk menghadapi kuartal kedua tahun ini. Dinamika di Tiongkok diprediksi akan langsung berdampak pada peta persaingan kendaraan listrik di Indonesia dalam beberapa bulan ke depan.